#under_header{ margin:10px 0; padding:1%; width:98%; }

Selasa, 13 Oktober 2009

TEORI PEMBANGUNAN


TEORI PEMBANGUNAN
1. Manfaat apa yang bisa diperoleh ketika kita mempelajari Teori Pembangunan ? Jelaskan dengan memberikan contoh riil yang terjadi dalam realitas di negara Indonesia !! (skore 20 2. 2.Kontribusi apa yang bisa diberikan oleh para teoritikus pembangunan dalam perkembangan ilmu-ilmu sosial dan peradaban dunia ? Jelaskan dengan pendekatan minimal 3 teoritikus pembangunan ! Bagaimana relevansi teori tersebut dengan konteks yang terjadi saat ini di negara –negara sedang berkembang termasuk di Indonesia ? (skore 25 )
3.Bagaimana Anda menjelaskan fenomena-fenomena pembangunan yang terjadi di Indonesia saat ini ? Jelaskan dengan menggunakan teori-teori pembangunan yang relevan !! (skore 25)
4.Bagaimana dampak terjadinya krisis ekonomi dunia di Amerika bagi dinamika pembangunan di negara-negara sedang berkembang termasuk di Indonesia ? Solusi apa yang Anda bisa tawarkan dalam kasus seperti ini ? (skore 30)

Manfaat belajar teori pembangunan:
untuk dapat mengkaji faktor-faktor empirik pembangunan yang terjadi di masyarakat Indonesia dalam konteks perbandingan dengan negara berkembang lainnya dengan menggunakan kerangka berpikir sosiologis
Contoh : Penerapan teori modernisasi (khususnya : teorinya Rostow) dan ketergantungan di Indonesia (IMF, World bank dsb)
Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
TEORI MODERNISASI : PEMBANGUNAN SEBAGAI MASALAH INTERNAL…. 1. 1.Teori Harrod – domar : tabungan dan Investasi
Evsey Domar dan Roy Harrod, kedua ahli ekonomi ini mencapai kesimpulan bahwa pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh tingginya tabungan dan investasi. Kalau tabungan dan investasi rendah, pertumbuhan ekonomi masyarakat atau negara tersebut juga akan rendah.
Masalah pembangunan pada dasarnya merupakan masalah menambahkan investasi modal. Masalah keterbelakangan adalah masalah kekeurangan modal. Kalau ada modal dan modal tersebut diinvestasikan, hasilnya adalah pembangunan ekonomi

Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
2. Marx Weber : Etika Protestan. Weber mempersoalkan masalah manusia yang dibentuk oleh nilai-nilai budaya di sekitarnya, khususnya nilai-nilai agama.
  • Weber membahas peran agama sebagai faktor yang menyebabkan munculnya kapitalisme di Eropa barat dan Amerika Serikat. Pembahasan ini ada dalam bukunya : The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism
  • Dalam bukunya Weber mencoba menjawab mengapa beberapa negara di Eropa dan Amerika Serikat mengalami kemajuan ekonomi yang pesat di bawah sistem kapitalisme. Setelah melakukan analisis, Weber menyimpulkan bahwa salah satu sebabnya adalah adanya Etika protestan
Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
3. David Mc Clelland : Need for Achievment. Adanya N- Ach yang tinggi dalam sebuah masyarakat akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat
  • N-Ach ini semacam virus yang bisa ditularkan. Jadi, N-Ach ini bukanlah sesuatu yang diawriskan sejak lahir.
  • David Mc Clelland menyelenggarakan bermacam latihan manajemen di pelbagai negara untuk menumbuhkan N- Ach ini.
  • Tempat yang paling baik untuk memupuk N –Ach adalah di dalam keluarga melalui orang tua. Pendidikan anak menjadi sangat penting, cerita anak-anak yang beredar harus diarahkan pada nilai N –Ach yang tinggi.

Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
4. W.W. Rostow: Lima tahap Pembangunan. Dalam bukunya “The Stage of Economic Growth “, A Non Communist Manifesto, Rostow menguraikan teorinya tentang proses pembangunan dalam sebuah masyarakat.
Bagi Rostow, pembangunan merupakan proses yang bergerak dalam sebuah garis lurus, yakni dari masyarakat yang terbelakang ke masyarakat maju.

Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
Rostow membagi proses pembangunan menajdi lima tahap yaitu :
  1. Masyarakat tradisional
  2. Pra kondisi untuk lepas landas
  3. Lepas landas
  4. Bergerak ke kedewasaan
  5. Jaman Konsumsi masal yang tinggi
Teori Rostow ini didasarkan pada dikotomi masyarakat tradisonal dan masyarakat modern. Titik terpenting dalam gerak kemajuan dari masyarakat yang satu ke lainnya adalah periode lepas landas

Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
  • teori ketergantungan. Teori ini lahir dari dua induk, ahli ekonomi liberal : Raul Prebisch dan teori-teori MArxis tentang imperialisme dan kolonialisme serta pemikir MArxis yang merivisi pandangan Marxis tentang cara produksi Asia, yakni Paul Baran.
  • Kedua induk ini adlah para pemikir pendahulu dari teori ketergantungan
Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
Raul Prebisch : Industri Subsitusi Impor Menurut Prebisch, negara-negara yang terbelakang harus melakukan industrialisasi, bila mau membangun dirinya. Industrilasiasi ini dimulai dengan industri subsitusi impor. Barang-barang industri yang tadinya diimpor harus diproduksi di dalam negeri.

Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
Ini berarti industri-industri yang masih kecil harus dilindungi dari industri-industri besar yang sudah kuat di negara-negara maju. Oleh karena itu, pemerintah harus melindungi industri-industri kecil ini melalui kebijakan proteksi. Baru setelah industri kecil ini bisa dan sanggup bersaing dengan industri besar yang ada di negara pusat, proteksi ini ditarik kembali
Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
Paul Baran : Sentuhan yang Mematikan dan Kretinisme…. Perkembangan kapitalisme di negara-negara pinggiran berbeda dengan perkembangan kapitalisme di negara-negara pusat. Di negara-negara pinggiran, sistem kapitalisme seperti terkena penyakit krenitisme. Orang yang dihinggapi penyakit ini tetap kerdil dan tidak bisa kerdil.


Tokoh-tokoh teoritikus Pembangunan
Menurut baran, kapitalisme di negara-negra pusat bisa berkembang karena adanya tiga prasyarat :
1) meningkatnya produksi diikuti dengan tercabutnya masyarakat petani dari pedesaan
2) Meningkatnya produksi komoditi dan terjadinya pembagian kerjanya sehingga sulit menjadi kaya dan sebagian lagi menjadi majikan yang bisa mengumpulkan harta
3) Mengumpulkannya harta di tangan para pedagang dan tuan tanah


Fenomena-fenomena Pembangunan
  • Kebijakan industrialisasi yang meninggalkan basic historis bangsa Indonesia sebagai negara agraris. Hal ini menimbulkan kegagalan industrialiasasi di Indonesia
  • Paradigma pembangunan yang ada belum sepenuhnya murni bottom up. Artinya kebijakan-kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat. Salah satu implikasinya adalah masih adanya kesenjangan sosial, kemiskinan, pengangguran dsb.

Krisis Ekonomi Global
Indonesia sedang menghadapi proses menuju kesimbangan baru sebagai konsekuensi dari pergeseran kekuatan ekonomi dunia (China, India).
Krisis Ekonomi Global
Dampak krisis ekonomi tersebut bagi negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia
  1. Terjadinya inflasi (gejolak bursa efek ) : melemahnya nilai tukar rupiah
  2. Defisit APBN
  3. Ketidakstabilan impor ekspor
  4. Jatuhnya aset keuangan dan semakin langkanya likuiditas di perbankan
  5. dsb

Krisis Ekonomi Global
Solusi yang bisa ditawarkan adalah : (sependapat dengan tawaran instruksi pemerintah)
  1. Menjaga kelangsungan ekonomi (sektor riil terutama UKM )
  2. Mencegah impor ilegal
  3. Menjaga keseimbangan fiskal
  4. Meningkatkan pengawasan barang beredar
  5. Menjaga stabilitas likuiditas dan mencegah terjadinya perang harga
  6. dsb

0 komentar:

Posting Komentar

mau komentar...monggo

MY WIDGETBLOG

Banner Exhange!
Kopi kode di bawah ini untuk memasang banner/button tersebut
 

FOLLOWERS

TUKERAN LINK

MAU TUKERAN LINK MA AQ NI DIA BANNERQ : Banner Exhange!
Kopi kode di bawah ini untuk memasang banner/button tersebut KALO UDAH KONFIRMASI LEWAT SHOUMIX OK!

IT'S BLACK Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template