#under_header{ margin:10px 0; padding:1%; width:98%; }
Tampilkan postingan dengan label BELAJAR BAHASA INDO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BELAJAR BAHASA INDO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Oktober 2009

ALINEA

ALINEA
KESATUAN DAN KEPADUAN
  • PENGERTIAN ALINEA
  • TUJUAN ALINEA
  • SYARAT-SYARAT ALINEA
  • MACAM-MACAM ALINEA
  • KESATUAN ALINEA
  • KOHERENSI

PENGERTIAN ALINEA (1)
  • Alinea bukanlah pembagian secara konvensional dari sautu bab yang terdiri dari kalimat-kalimat, tetapi lebih dalam maknanya dari suatu kalimat.
  • Alinea tidak lain dari suatu kesatuan pikiran, suatu kesatuan yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat.
PENGERTIAN ALINEA (2)
  • Alinea merupakan himpunan kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk suatu gagasan.
  • Dalam alinea,gagasan-gagasan menjadi lebih jelas oleh uraian-uraian tambahan.
TUJUAN PEMBENTUKAN ALINEA
  • Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain.
  • Memisahkan dan menegaskan perhentian secara wajar dan formal, untuk memungkinkan pembaca berhenti lebih lama daripada perhentian pada akhir kalimat.
MACAM-MACAM ALINEA (Berdasarkan Sifat dan Tujuan)
  • Alinea pembuka
  • Alinea penghubung
  • Alinea penutup
ALINEA PEMBUKA
  • Bertujuan mengantarkan pembaca ke pokok pikiran dalam bagian karangan
  • Bersifat menarik pembaca
  • Formatnya lebih baik jika lebih pendek
  • Mulailah dengan anekdot, kutipan, pribahasa, batasan pengertian, menciptakan suatu kontras, menunjukkan bahwa subjek itu penting, dll.
ALINEA PENGHUBUNG
  • Alinea penghubung adalah semua alinea yang terletak antara alinea pembuka dan penutup.
  • Inti persoalan penulis terdapat dalam alinea-alinea penghubung.
  • Antara satu alinea dengan alinea penghubung yang lain harus tersusun secara teratur, runut, dan logis.
ALINEA PENUTUP
  • Alinea penutup bertujuan mengakhiri sebuah karangan.
  • Mengandung kesimpulan dari semua alinea penghubung.
  • Alinea penutup tidak boleh terlalu panjang.
  • Harus menimbulkan banyak kesan kepada pembaca.
SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN ALINEA
  • Kesatuan: semua kalimat dalam alinea harus menyatakan suatu hal, suatu tema tertentu.
  • Kohenrensi: kekompakan antara sebuah kalimat dengan kalimat yang lain yang membentuk alinea.
  • Perkembangan alinea: perkembangan atau perincian dari gagasan-gagasan yang membina alinea.
KALIMAT TOPIK ATAU KALIMAT POKOK
  • Gagasan utama atau gagasan pokok yang didukung oleh sebuah alinea biasanya ditempatkan dalam sebuah kalimat topik/pokok.
  • Kalimat pokok/topik adalah sarana dari gagasan yang dikembangkan dalam alinea
LETAK KALIMAT POKOK/TOPIK
  • Di awal alinea: bersifat deduktif
  • Di akhir alinea: bersifat induktif
  • Di awal dan di akhir alinea: pengulangan kalimat topik/utama di awal dengan sedikit variasi.
  • Pada seluruh alinea


Continue Reading...

KERANGKA KULIAH KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA-1

KERANGKA KULIAH KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA-1

I. KOMPOSISI DASAR
A. Dasar Kebahasaan
1. Pilihan Kata (Diksi)
2. Gaya Bahasa
3. Kalimat Efektif
4. Alinea
B. Organisasi Komposisi
1. Tema Karangan
2. Kerangka Karangan
3. Pengumpulan Data
KERANGKA KULIAH KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA-2
C. Komposisi Ilmiah Tertulis
1. Kutipan
2. Catatan Kaki
3. Bibliografi
4. Konvensi Naskah
5. Mekanisme
D. Komposisi Ilmiah Lisan
KERANGKA KULIAH KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA-3
II. KOMPOSISI LANJUTAN
1. Ringkasan dan
Ikhtisar (Reprodusksi)
2. Laporan dan Usulan
III. RAGAM KOMPOSISI
(Bentuk-bentuk Wacana)
1. Eksposisi
2. Argumentasi
3. Deskripsi
4. Narasi

TUJUAN AKHIR ADALAH:
KEMAMPUAN BERBAHASA TERTULIS-LISAN SECARA ILMIAH

BAHASA: Alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. PERTANYAAN: Bagaimana dengan alat komunikasi yang lain yang tidak berupa bahasa seperti lukisan, asap api, bunyi gendang, bunyi serunai, dan lain sebagainya?
ASPEK BAHASA: 2 BIDANG
1. BUNYI VOKAL :
Dihasilkan oleh alat ucap manusia
2. ARTI/MAKNA :
Hubungan antara rangkaian bunyi vokal dengan barang atau hal yang diwakilinya.
BUNYI ITU
Merupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita (=yang dicerap oleh panca indera kita)
ARTI ITU ADALAH :
  • Isi yag terkandung di dalam arus bunyi yang menyebabkan reaksi atau tanggapan dari orang lain.
  • Arti bersifat arbiterer atau manasuka. Artinya, tidak terdapat suatu keharusan bahwa suatu rangkaian bunyi tertentu harus mengandung arti yang tertentu pula.
FUNGSI BAHASA-1
1. Alat untuk menyatakan ekspresi diri.
Bahasa menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam dada kita, sekurang-kurangnnya untuk memaklumkan keberadaan kita. Unsur-unsur yang mendorong ekspresi diri:
  • agar menarik perhatian orang lain terhadap kita.
  • keinginan untuk membebaskan diri kita dari semua tekanan emosi.

FUNGSI BAHASA-2
2. Alat komunikasi
Bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirka perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerjasama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita. Ia juga memungkinkan manusia menganalisa masa lampaunya untuk memetik hasil-hasil yang berguna bagi masa kini dan masa yang akan datang.

FUNGSI BAHASA-3
3. Alat mengadakan adaptasi dan integrasi sosial.
  • Melalui bahasa seseorang anggota masyarakat perlahan-lahan belajar mengenal segala adat istiadat, tingkah laku, dan tata-krama masyarakatnya. Ia mencoba menyesuaikan diri (adaptasi) dengan semuanya melalui bahasa.
  • Melalui bahasa, seorang pendatang baru dalam sebuah masyarakat harus pula melakukan hal yang sama. Bila ingin hidup tenteram bersama dengan masyarakat itu, ia harus menyesuaika diri; dan alat untuk itu adalah bahasa, yaitu bahasa masyarakat tersebut. Bila ia dapat meneyesuaikan diri, maka ia dengan mudah melakukan pembauran (integrasi) dengan segala tata-krama masyarakat tersebut.

FUNGSI BAHASA-4
4. Alat Mengadakan Kontrol Sosial
Yang dimaksud kontrol sosial adalah usaha untuk mempengaruhi tingkah laku dan tindak-tanduk orang lain, baik yang bersifat terbuka (overt: yang dapat diamati/diobservasi), maupun yang tertutup (covert: yang tidak dapat diobservasi).
Semua kegiatan sosial akan berjalan dengan baik karena dapat diatur dengan mempergunakan bahasa.
Dalam melakukan kontrol sosial,
bahasa itu mempunyai relasi dengan
proses-roses sosialisasi suatu masyarakat.
Proses-proses sosialisasi itu dapat
diwujudkan dengan cara-cara:
Memperoleh keahlian bicara, dan dalam masyarakat yang lebih maju, memperoleh keahlian membaca dan menulis.
Keahlian bicara, menulis, dan membaca bagi masyarakat modern merupakan prasyarat bagi tiap individu untuk ikut berpartisipasi penuh dalam masyarakat.
Dalam melakukan kontrol sosial,
2. Bahasa merupakan saluran yang utama di mana kepercayaan dan sikap masyarakat diberikan kepada anak-anak yang tengah tumbuh. Mereka inilah yang menjadi penerus kebudayaan kepada generasi berikutnya.
Dalam melakukan kontrol sosial,
3. Bahasa melukiskan dan menjelaskan peranan yang dilakukan oleh si anak untuk mengidentifikasikan dirinya supaya dapat mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan.
Dalam melakukan kontrol sosial,
4. Bahasa menanamkan rasa keterlibatan (atau sense of belonging atau espirt de corps) pada si anak tentang masyarakat bahasanya.
TUJUAN KEMAHIRAN BERBAHASA-1
Latihan kemahiran berbahasa pertama tama bermaksud untuk menggelar/mengembangkan potensi-potensi pribadi. Dengan latihan intensif, kita akan memperoleh keahlian:
  • menggunakan daya pikir secara efektif;
  • menguasai struktur bahasa dan kosakata secara meyakinkan;
  • menggunakan gerak-gerik, isyarat, dan air muka sesuai dengan suasana dan isi pembicaraan

TUJUAN KEMAHIRAN BERBAHASA-2
Latihan-latihan ini perlahan-lahan akan memungkinkan kita melahirkan: ide, pengetahuan, perasaan, dan lain-lainnya dalam bentuk bahasa yang baik dan lancar, dengan cara yang teratur dan logis.
TUJUAN KEMAHIRAN BERBAHASA-3
Kemahiran berbahasa akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat:
  • bila dipergunakan sebagai alat komunikasi yang baik terhadap sesama warga masyarakat;
  • bila ia memungkinkan kita mengembangkan kemampuan untuk dapat mempengaruhi orang lain dalam mengembangkan kontrol sosial yang diinginkan.
Dengan bahasa, kita dapat mengembangkan kepribadian
dan nilai-nilai sosial kepada tingkat yang lebih tinggi dari
apa yang bisa dicapai oleh masyarakat umum.
MANFAAT TAMBAHAN KEMAHIRAN BERBAHASA:
Bila tujuan utama kemahiran berbahasa
telah dicapai, maka manfaat lain akan
muncul dengan sendirinya:
  1. Kita lebih mengenal diri kita sendiri;
  2. Kita lebih memahami orang lain;
  3. Belajar mengamati dunia sekitar dengan lebih cermat
  4. Kita bisa mengembangkan suatu proses berfikir yang jelas dan teratur.
KESIMPULAN
  • Kemahiran berbahasa bertujuan melancarkan komunikasi yang jelas dan teratur dengan semua anggota masyarakat.
  • Ia memungkinkan terpeliharanya tata sosial,adat-istiadat,kebiasaan-kebiasaan, dsb melalui pengkhususan dari fungsi komunikatif di atas.
  • Jadi,yang paling utama dari kemahiran berbahasa adalah pemakaian bahasa secara baik untuk kepentingan tiap individu dalam masyarakat, untuk kebaikan umat manusia.
  • Namun, sejarah mencatat bahwa kemahiran berbahasa pernah digunakan untuk menghancurkan umat manusia dan peradabannya.
Continue Reading...

PENALARAN

PENALARAN
Disampaikan Oleh :
Mustari

  • Penalaran adalah
  • Suatu proses berfikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada satu simpulan
  • Data atau fakta yang akan dinalar itu boleh benar, boleh tidak benar.
  • Data/fakta yang benar akan diterima, data/fakta yang salah/cacat akan ditolak.

Proposisi
  • Data yang dapat dipergunakan dalam penalaran untuk mencapai suatu simpulan harus berbentuk kalimat penyataan.
  • Kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut PROPOSISI

Proposisi dan Term (1)
  • Term adalah “kata” atau “kelompok kata” yang dapat dijadikan subjek atau predikat dalam sebuah kalimat proposisi. Contoh:
  • Semua tebu manis.
  • Semua tebu adalah term.
  • manis adalah term.
Proposisi dan Term (2)
  • Term dan proposisi mempunyai hubungan yang erat.
  • Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang terdapat di antara subjek dan predikat.
  • Dengan kata lain, proposisi adalah pernyataan yang lengkap dalam bentuk subjek-predikat atau term-term yang mebentuk kalimat.
Kalimat dan Proposisi (1)
  • Suatu proposisi mempunyai subjek dan predikat.
  • Dengan demikian, proposisi pasti berbentuk kalimat, tetapi tidak semua kalimat adalah proposisi.
  • Hanya kalimat berita dan netral saja yang dapat disebut proposisi.
Kalimat dan Proposisi (2)
  • Tentukan kalimat-kalimat berikut, apakah ia termasuk proposisi atau bukan.
  1. Bangsa burungkah ayam?
  2. Ayam adalah bangsa burung
  3. Mudah-mudahan Indonesia menjadi negara makmur.
  4. Indonesia menjadi negara makmur.
  5. Berdirilah kamu di pinggir pantai!
  6. Kamu berdiri di pinggir pantai
Jenis Proposisi Menurut Euler (Lingkaran Euler)-1
  • Semua perangkat yang tercakup dalam subjek sama dengan perangkat yang terdapat dalam predikat
  • Semua S adalah semua P
  • Semua sehat adalah semua tidak sakit
  • Sebutkan contoh lain!
  • Semua lapar adalah semua tidak kenyang
Jenis Proposisi Menurut Euler (Lingkaran Euler)-2
  • Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek menjadi bagian dari perangkat predikat.
  • Semua S adalah P
  • Semua sepeda beroda
  • Sebutkan contoh lain!
  • Semua planet berputar
  • Semua manusia berkaki
  • Semua ayam bertelur
Jenis Proposisi Menurut Euler (Lingkaran Euler)-3
  • Suatu perangkat predikat merupakan bagian dari perangkat subjek
  • Sebagaian S adalah P
  • Sebagian binatang adalah kera
  • Sebutkan contoh lain!
  • Sebagaian manusia adalah wanita

Jenis Proposisi Menurut Euler (Lingkaran Euler)-4
  • Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek berada di luar perangkat predikat. Dengan kata lain, antara subjek dan predikat tidak terdapat relasi.
  • Tidak satu pun S adalah P
  • Tidak seorang pun manusia adalah kera
  • Sebutkan contoh lain!
  • Tidak satu pun yang melahirkan adalah laki-laki
Jenis Proposisi Menurut Euler (Lingkaran Euler)-5
  • Sebagian perangkat yang tercakup dalam subjek berada di luar perangkat predikat.
  • Sebagian S tidaklah P
  • Sebagian kaca tidaklah bening
  • Sebutkan contoh lain!
  • Sebagaian gelap tidaklah hitam
Jenis-jenis Proposisi
  • Proposisi dapat dipandang dari empat kriteria:
  • Berdasarkan bentuknya
  • Berdasarkan sifatnya
  • Berdasarkan kualitasnya
  • Berdasarkan kuantitasnya
Proposisi Berdasarkan Bentuknya
  • Proposisi Tunggal: hanya mengandung satu pernyataan.
  • Semua petani harus bekerja keras
  • Setiap pemuda adalah calon pemimpin
  • Semua wanita adalah calon ibu
  • Semua laki-laki adalah calon bapak
  • Proposisi Majemuk: mengandung lebih dari satu pernyataan
  • Semua petani harus bekerja keras dan hemat (Semua petani harus bekerja keras; semua petani harus hemat).
  • Semua laki-laki adalah calon bapak dan kepala keluarga
  • Semua manusia harus saling mencintai dan menyayangi
Proposisi Berdasarkan Sifatnya
  • Proposisi kategorial: hubungan antara subjek dan prediket terjadi tanpa syarat.
  • Semua bemo beroda tiga
  • Semua binatang tidak berekor
  • Proposisi kondisional: hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan syarat
  1. Hipotetis:Jika air tidak ada, manusia akan kehausan
  2. Disjungtif: Amir Hamzah adalah seorang pahlawan atau sastrawan.(Mengemukakan suatu alternatif atau pilihan).
  3. Jika tidak ada seorang ibu, anak tidak akan hadir
  4. Jika ada ayu, maka ada aku
  5. SBY adalah presiden atau penyanyi.
  • Ada sebab, ada akibat. Unsur sebab disebut anteseden; sementara unsur akibat disebut kunsekuen
Proposisi Berdasarkan Kualitasnya
  • Proposisi positif: yang membenarkan adanya persesuaian hubungan antara subjek dan predikat
  • Semua dokter adalah orang pintar
  • Proposisi negatif: yang menyatakan bahwa antara subjek dan predikat tidak mempunyai hubungan.
  • Semua singa bukanlah harimau
  • Sebagian orang jompo tidaklah pikun
  • Buat contoh lain!
  • Semua dosen adalah orang pintar
  • Semua ibu lemah lembut
  • Semua ayam bukanlah itik
  • Semua komputer bukanlah laptop
Proposisi Berdasarkan kualitasnya
  • Dalam propisisi kondisional hipotesis, pokok persoalan terletak pada konsekuensinya.
  • Kalau konsekuensinya positif, proposisi itu juga positif (afirmatif), sebaliknya jika proposisinya negatif, proposisi itu juga negatif.
  • Unsur anteseden memberi pengaruh pada kualitas proposisi.
  1. Jika hari panas, petani tidak bekerja (negtif)
  2. Jika hari tidak panas, petani bekerja (positif, afirmatif).
  3. Buat contoh lain!
  4. Jika dosen hadir, mahasiswa tidak masuk.
  5. Jika dosen tidak hadir, mahasiswa menjadi senang.
Proposisi Berdasarkan kuantitasnya-1
  • Proposisi universal (umum): predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh subjek.
  • Semua dokter adalah orang pintar
  • Tidak seorang dokter pun adalah orang yang tidak pintar
  • Semua gajah bukanlah kera
  • Tidak seekor gajah pun adalah kera.
  • Semua ibu adalah wanita
  • Tidak seorang ibu pun yang bukan wanita
Proposisi Berdasarkan kuantitasnya-2
  • Kata-kata yang dapat membantu menciptakan proposisi universal (umum) adalah:
  1. Universal afirmatif: semua, segala, setiap, tiap, masing-masing, apa pun;
  2. Universal negatif: tidak satu pun, takseorang pun.
Proposisi Berdasarkan kuantitasnya-3
  • Proposisi khusus: predikat proposisinya hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjeknya.
  1. Sebagian manusia gemar olah raga.
  2. Tidak semua mahasiswa pandai bermusik
  3. Sebagian Pulau Jawa adalah Jawa Barat.
  4. Tidak semua Pulau Jawa adalah Jawa Barat.
  • Kata-kata yang dapat membantu proposisi khusus: sebagian, banyak, beberapa, sering, kadang-kadang, dalam keadaan tertentu.

Bentuk-bentuk Proposisi
Berdasarkan kualitas dan kuantitasnya, ditemukan 4 macam proposisi
  1. Proposisi umum-positif (proposisi A)
  2. Proposisi umum-negatif (proposisi E)
  3. Proposisi khusus-positif (proposisi I)
  4. Proposisi khusus-negati (proposisi O)
Proposisi umum-positif (proposisi A)
Predikatnya membenarkan keseluruhan subjek
  • Semua mahasiswa adalah lulusan SMTA
  • Semua karya ilmiah mempunyai daftar pustaka
  • Buat contoh lain!
Proposisi umum-negatif (proposisi E)
Predikatnya mengingkari keseluruhan subjek
  • Tidak seorang mahasiswa pun lulusan SMTA
  • Tidak seekor gajah pun berekor enam
  • Buat contoh lain!
Proposisi khusus-positif (proposisi I)
Predikatnya membenarkan sebagian subjek
  • Sebagian mahaiswa adalah anak pejabat
  • Sebagian PT dikelola oleh yayasan
  • Buat contoh lain!
Proposisi khusus-negati (proposisi O)
Predikatnya mengingkari sebagian subjek
  • Sebagian mahasiswa tidak mempunyai mobil
  • Sebagian PT tidak dikelola oleh yayasan
  • Buat contoh lain!
Continue Reading...

SALAH NALAR

SALAH NALAR
Disampaikan oleh
Mustari

Salah Nalar
  • gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan salah, keliru, atau cacat disebut salah nalar.
  • Salah nalar ketidaktepatan seseorang mengikuti tata cara pikirannya.
Penyebab salah nalar-1
Deduksi yang salah: Hal ini terjadi karena salah mengambil simpulan dari suatu silogisme dengan diawali oleh premis yang salah atau tidak memenuhi syarat.
  • Pak Ruslan tidak dapat dipilih sebagai lurah di sini karena ia miskin
  • Bunga anggrek sebetulnya tidak perlu dipelihara karena bunga anggrek banyak ditemukan dalam hutan
  • Dia pasti cepat mati karena dia menderita penyakit jantung.
Penyebab salah nalar-2
  • Generalisasi Terlalu Luas: Jumlah premis yang mendukung generalisasi tidak seimbang dengan besarnya generalisasi.
  • Gadis Bandung cantik-cantik
  • Kuli Pelabuhan jiwanya kasar
  • Orang Makasar pandai berdayung
Penyebab salah nalar-3
  • Pemilihan terbatas pada Dua Alternatif yang tidak tepat.
  • Engkau harus mengikuti kehendak ayah, atau engkau harus berangkat dari rumah ini.
  • Dia membakar rumahnya agar kejahatannya tidak diketahui orang.
  • Engkau harus memilih hidup di Jakarta dengan serba kekurangan atau hidup di kampung dengan menanggung malu.
  • Lebih baik mati sengsara dari pada hidup menderita.
  • Kamu harus menikah dengan Pak Roni yang tua bangka atau engkau harus angkat kaki dari rumah ini.
Penyebab salah nalar-4
  • Penyebab yang salah nalar, yakni kesalahan menilai sesuatu yang menyebabkan bergesernya maksud.
  • Matanya buta sejak beberapa waktu yang lalu. Itu tandanya dia melihat gerhana matahahri total.
  • Sejak ia memperhahtikan dan membersihkan kuburan para leluhurnya, ia hamil.
  • Kalau ingin dikenal orang, kita harus memakai kaca mata.
  • Kalau ingin tau aktor hebat dialah aku.
  • Kalau ingin pintar pergilah ke dukun.
  • Oran pintar minum Tolak Angin.
  • Kalau tahu orang tampan, lihatlah Malik
Penyebab salah nalar-5
  • Analogi yang salah: yakni kesalahan menganalogikan sesuatu.
  • Sumini, seorang alumni UIN, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Oleh sebab itu, Tata, seorang alumni UIN, tentu dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.
  • Pada hari Senin, langit di sebelah barat menghitam, angin bertiup kencang, dan tidak lama kemudian turun hujan. Pada hari Selasa, langit sebelah barat menghitam, angin bertiup kencang, dan tidak lama kemudian turun hujan. Pada hari Rabu, langit sebelah barat menghitam, angin bertiup kencang. Hal ini menandakan bahwa tidak lama lagi akan turun hujan.
Penyebab salah nalar-6
  • Argumentasi Bidik Orang, yakni disebabkan oleh sikap menghubungkan sifat seseorang dengan tugas yang diembannya.
  • Program KB tidak dapat berjalan di desa kami karena petugas KB itu mempunyai anak enam orang.
  • Kamu tidak boleh menikah dengan Diana karena orang tuanya mantan penjahat.
  • Dapatkah ia memimpin kita kalau dia sendiri belum lama ini bercerai dengan isterinya.
Penyebab salah nalar-7
  • Meniru-niru yang sudah ada:
  • Peserta penataran boleh pulang sebelum waktunya karena para undangan yang menghadiri acara pembukaan pun sudah pulang semua.
  • Siswa SMU seharusnya dibenarkan mempergunakan kalkulator ketika menyelesaikan soal matematika sebab profesor pun menggunakan kalkulator ketika menyelesaikan soal matematika.
Penyebab salah nalar-8
  • Penyamarataan para ahli. Hal ini disebabkan oleh anggapan orang tentang berbagai ilmu dengan pandangan yang sama.
  • Perkembangan sistem palayaran kita dapat dibahas secara panjang lebar oleh Ahmad Waton, seorang tukang kayu yang terkenal itu.
  • Pembangunan pasar swalayan itu sesuai dengan saran Toto, seorang ahli di bidang perikanan.
Continue Reading...

MY WIDGETBLOG

Banner Exhange!
Kopi kode di bawah ini untuk memasang banner/button tersebut
 

FOLLOWERS

TUKERAN LINK

MAU TUKERAN LINK MA AQ NI DIA BANNERQ : Banner Exhange!
Kopi kode di bawah ini untuk memasang banner/button tersebut KALO UDAH KONFIRMASI LEWAT SHOUMIX OK!

IT'S BLACK Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template